Category Archives: Uncategorized

Tugas 8 : SQL III

Masuk ke link http://www.w3schools.com/sql/trysql.asp?filename=trysql_select_all
Tentukan query dari soal2 berikut, sertakan juga dengan bukti tabel hasil execute berupa screenshoot !

1.Tampilkan data Nama product beserta data nama Supplier-nya !
[pe2-image src=”http://lh3.googleusercontent.com/-5oTg8uxjgZY/VVnEe4rSwbI/AAAAAAAAHrY/4Wy4scqxG9Y/s144-c-o/IMG_9011.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/51815#6150162801040212402″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_9011.PNG” ]

2.Tampilkan data ProductID,nama produk, dari tabel products beserta data SupplierID dan nama supplier-nya, yang harga produknya diatas 100$!
[pe2-image src=”http://lh3.googleusercontent.com/-k_vEH5pJ0xQ/VVnEkg342rI/AAAAAAAAHrw/NL7FDZdR8ik/s144-c-o/IMG_9013.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/5181502#6150162897729804978″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_9013.PNG” ]

3.Tampilkan berapa banyak nama produk (dari tabel produk) yang nama supplier-nya berasal dari negara jerman !
[pe2-image src=”http://lh3.googleusercontent.com/-L-v8a0ZxejE/VVnEsUPqr0I/AAAAAAAAHsM/Md9PL4X7j_s/s144-c-o/IMG_9012.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/5181503#6150163031778832194″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_9012.PNG” ]

4.Tampilkan data OrderDetailID,quantity(jumlah barang yg diorder) dari tabel order, beserta ProductName-nya !
[pe2-image src=”http://lh3.googleusercontent.com/-8KkECaqWirc/VVnEwC7UncI/AAAAAAAAHsk/gEHeFC6bV4s/s144-c-o/IMG_9019.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/5181504#6150163095849573826″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_9019.PNG” ]

5.Tampilkan data orderID, productID, productName, quantity yang terdapat pada tabel orderDetails, yang product-nya diorder sebanyak 10 atau lebih !
[pe2-image src=”http://lh3.googleusercontent.com/-6KSPXpa5L48/VVnEzs84MSI/AAAAAAAAHs4/5eqNByI3aeo/s144-c-o/IMG_9015.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/5181505#6150163158669996322″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_9015.PNG” ]

Tugas 1 Presentasi Kelompok

KATA PENGANTAR

Kode etik di susun oleh organisasi profesi sehingga masing-masing profesi memiliki kode etik tersendiri. Misalnya kode etik dokter, guru, pustakawan, pengacara dan pelanggaran kode etik tidak diadili oleh pengadilan karena melanggar kode etik tidak selalu berarti melanggar hukum. Bila seorang dokter di anggap melanggar kode etik tersebut, maka dia akan di periksa oleh majelis kode etik kedokteran indonesia bukannya oleh pengadilan.
Ketaatan tenaga profesional terhadap kode etik merupakan ketaatan naluriah yang telah bersatu dengan pikiran, jiwa, dan perilaku tenaga professional.
Dengan membaca makalah etika profesi ini diharapkan pembaca dapat memahami dan mengerti tentang yang disebut etika profesi dan juga dapat memahami faktor dan hal – hal yang berhubungan dengan etika profesi.
Makalah ini memuat tentang pentingnya etika profesi beserta sub – sub bagiannya seperti; Pengertian Etika, Pengertian Profesi dan Kode etik Profesi, Pentingnya etika profesi, dan tujuannya.
Oleh karena itu dapatlah disimpulkan bahwa sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit professional tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya.

BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang
Kode etik memberi pelayanan khusus dalam masyarakat tanpa mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok. Maka dari itu sangatlah penting dan relevan bila dalam makalah ini penulis mengangkat judul tentang ”Pentingnya Kode Etik Profesi “.
Dengan demikian kode etik profesi adalah sistem norma atau aturan yang ditulis secara jelas dan tegas serta terperinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang benar dan apa yang salah dan perbuatan apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang profesional.
I.2. Tujuan dan manfaat
1. Tujuan penulisan makalah ini adalah :
1. Sebagai wawasan pengetahuan perkembangan kode etik profesional
2. Memberikan pengetahuan baru bagi pembaca,khususnya bagi penulis tentang pentingnya kode etik profesi.
2. Manfaat penulisan makalah ini adalah :
1. Berbagi informasi batu tentang pentingnya kode etik profesi.
2. Sebagai tambahan ilmu pengetahuan bagi pembaca dan khusus nya bagi penulis.

BAB II
PENTINGNYA ETIKA PROFESI

A. KODE ETIK PROFESI
Kode etik adalah merupakan suatu bentuk aturan tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan prinsip-prinsip moral yang ada dan pada saat yang dibutuhkan akan dapat difungsikan sebagai alat untuk menghakimi segala macam tindakan yang secara logika-rasional umum (common sense) dinilai menyimpang dari kode etik.
Dengan demikiam kode etik adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial (profesi) itu sendiri.
Sedangkan Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari.Salah satu contoh tertua adalah ; SUMPAH HIPOKRATES, yang dipandang sebagai kode etik pertama untuk profesi dokter.
Hipokrates adalah doktren Yunani kuno yang digelari : BAPAK ILMU KEDOKTERAN. Beliau hidup dalam abad ke-5 SM. Menurut ahli-ahli sejarah belum tentu sumpah ini merupakan buah pena Hipokrates sendiri, tetapi setidaknya berasal dari kalangan murid-muridnya dan meneruskan semangat profesional yang diwariskan oleh dokter Yunani ini.
PELANGGARAN KODE ETIK PROFESI
Terjadinya penyimpangann yang dilakukan oleh anggota kelompok profesi dari kode etik profesi di mata masyarakat. Oleh karena itu, kelompok profesi harus mencoba menyelesaikan berdasarkan kekuasaannya sendiri.
Karena kode etik profesi merupakan produk etika terapan karena dihasilkan berdasarkan penerapan pemikiran etis atas suatu profesi.
BEBERAPA PENYEBAB PELANGGARAN KODE ETIK PROFESI
1) Idealisme yang terkandung dalam kode etik profesi tidak sejalan dengan fakta yang terjadi di sekitar para profesional, sehingga harapan terkadang sangat jauh dari kenyataan.
2) Memungkinkan para profesional untuk berpaling kepada kenyataan dan mengabaikan idealisme kode etik profesi. Kode etik profesi bisa menjadi pajangan tulisan berbingkai.
3) Kode etik profesi merupakan himpunan norma moral yang tidak dilengkapi dengan sanksi keras karena keberlakuannya semata-mata berdasarkan kesadaran profesional.
4) Memberi peluang kepada profesional yang untuk berbuat menyimpang dari kode etik profesinya.
PENTINGNYA KODE ETIK PROFESI
Ada beberapa alasan mengapa kode etik perlu untuk dibuat. Beberapa alasan tersebut adalah (Adams., dkk, dalam Ludigdo, 2007) :
a. Kode etik merupakan suatu cara untuk memperbaiki iklim organisasional sehingga individu-individu daoat berperilaku secara etis.
b. Kontrol etis diperlukan karena sistem legal dan pasar tidak cukup mampu mengarahkan perilaku organisasi untuk mempertimbangkan dampak moral dalam setiap keputusan bisnisnya.
c. Perusahan memerlukan kode etik untuk menentukan status bisnis sebagai sebuah profesi, dimana kode etik merupakan salah satu penandanya.
d. Kode etik dapat juga dipandang sebagai upaya menginstitusionalisasikan moral dan nilai-nilai pendiri perusahaan, sehingga kode etik tersebut menjadi bagian dari budaya perusahaan dan membantu sosialisasi individu baru dalam memasuki budaya tersebut.
Nilai profesional dapat disebut juga dengan istilah asas etis.(Chung, 1981 mengemukakan empat asas etis, yaitu :
o Menghargai harkat dan martabat
o Peduli dan bertanggung jawab
o Integritas dalam hubungan
o Tanggung jawab terhadap masyarakat.

BAB III
PENUTUP
I. Kesimpulan
Kode etik profesi merupakan pedoman mutu moral profesi didalam masyarakat yang di atur sesuai dengan profesi masing-masing, yang akan menuntun dan mengajarkan hal-hal yang dilakukan atau tidak perlu dilakukan.
Hanya kode etik yang berisikan nilai-nilai dan cita-cita di terima oleh profesi itu sendiri serta menjadi tumpuan harapan untuk di laksanakan dengan tekun dan konsekuen. Kode etik tidak akan efektif kalau di drop begitu saja dari atas yaitu instansi pemerintah karena tidak akan di jiwai oleh cita-cita dan nilai hidup dalam kalangan profesi itu sendiri.

1. Physical Layer.
Ini adalah layer yang paling sederhana yang berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
Fungsi physical layer antara lain :Untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

2. Data-link layerLayer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.

Fungsi data-link layer antara lain:
Untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

3. Network Layer
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware.

Fungsi network layer antara lain:
Untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

4. Transport Layer
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
Fungsi transport layer antara lain:
Untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

5. Session Layer
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
Fungsi session layer antara lain:
Untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Dan juga mengendalikan dialog antar aplikasi.

6. Presentation Layer
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
Fungsi presentation layer antara lain:
Untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).

7. Aplication Layer
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
Fungsi application layer antara lain:
Sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Model TCP/IP

Kekurangan OSI model
1. Lapisan OSI bersifat teoritis dan tidak benar-benar melakukan fungsi yang sebenarnya.
2. Implementasi dalam dunia industri jarang memiliki hubungan yang sama persis dengan lapisan pada OSI Layer.
3. Protokol yang berbeda dalam stack melakukan fungsi yang berbeda yang membantu mengirim atau menerima pesan keseluruhan.
4. Protokol yang berbeda-beda fungsinya pada tiap lapisan dapat mengirimkan atau menerima pesan.
5. Perubahan pada satu protocol tidak bersifat menyeluruh ke semua bagian.

1. Memberikan bahasa dan referensi yang sama antar sesama professional jaringan
2. Membagi tugas jaringan ke dalam layer-layer logis demi kemudahan dalam pem ahaman
3. Memberikan keleluasaan fitur-fitur khusus pada level-level yang berbeda
4. Memudahkan dalam troubleshooting
5. Mendorong standard interoperability antar jaringan dan piranti
6. Memberikan modularity dalam fiturfitur jaringan (developer dapat mengubah fitur-fitur tanpa mengubah dengan cara pendekatan keseluruhan)

Perbandingan model referensi OSI dengan TCP/IP

Perbedaan nyata antara kedua model ini adalah pada jumlah layer nya : model OSI memiliki tujuh layer sedangkan model TCP/IP memiliki 4 layer. Kedua model ini sama-sama memiliki layer (inter) network, transport, dan application, tetapi layer lainnya berbeda.

Perbedaan lain antara kedua model ini adalah dalam hal komunikasi connectionless versus connection-oriented. Model OSI mendukung komunikasi connectionless dan connection-oriented pada layer network, tetapi hanya mendukung komunikasi connection-oriented pada layer transport, dimana hal itu adalah penting (karena layanan transport terlihat oleh user). Model TCP/IP hanya mendukung satu mode komunikasi pada layer network, yaitu connectionless. Tetapi pada layer transport, mendukung connectionless dan connection oriented, sehingga user dapat memilih antara keduanya. Pilihan ini penting untuk protokol request-response sederhana.

Rangkuman Pemahaman Basis Data

[pe2-image src=”http://lh5.ggpht.com/-AAFdkKGrzRc/VOIA2Bhy2lI/AAAAAAAAD8I/H_Y6XMuP2Qo/s144-c-o/15%252520-%2525201.jpg” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/2161509#6116452172045670994″ caption=”15 – 1″ type=”image” alt=”15 – 1″ ]

A. Database
Data base adalah suatu koleksi data computer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dengan cara yang memudahkan pengambilan kembali. DASD (medium file master yang baik) harus digunakan. Tujuan utama dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan data dan mencapai independensi. Pengulangan data (data redundancy ) adalah duplikasi data artinya data yang sama disimpan dalan beberapa file. Independensi data adalah kemampuan untuk membuat perubahan dalan struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data. Independensi data dicapai dengan menempatkan spesifikasi data dalam label dan kamus yang terpidah secara fisik dari program. Program mengacu pada tabel untuk mengakses data. Perubahan pada struktur data hanya dilakukan sekali, yaitu dalam tabel.
Ketika perusahaan mengadopsi konsep database, hirarki data menjadi:
• Database
• File
• Catatan
• elamen data
File-file tersendiri dapat tetap ada, mewakili komponen -komponen utama dari database namun organisasi fisik dari data tidak menghambat pemakai. Tersedia berbagai cara untuk mengintegrasikan isi dari file-file yang memiliki hubungan logis.

1) Bentuk Data Base
• Hierarchical DataBase
Biasa digunakan untuk jaringan komunikasi data yang berupa hierarchi/tree. Dasar hierarchi Data base berusaha untuk menggambar realita dalam sebuah organisasi kebentuk data komputer.
• Network DataBase
Network DB dibuat karena jaringan komunikasi memiliki topology Mesh, shg membutuhkan bentuk ini. Network Data Base memiliki struktur file yang sama, sehingga file yang satu dapat mengetahui / mendapatkan informasi file yang lain dengan benar.
• Relational DataBase
Bentuk DB yang paking Fleksibel dan terbuka. Biasanya digunakan pada local saja.

2) Struktur Data Base
Integrasi logis file dapat dicapai secara eksplisit atau secara implicit.
• Hubungan eksplisit
inverted index dan link field menetapkan hubungan eksplisit antara data yang terintefrasi secara logis dalam file yang sama. Suatu pendekatan untuk menetapkan hubungan eksplisit antara catatan dari beberapa file adalah dengan menyusun catatan-catatan tersebut dalam suatu hirarki. Ini disebut struktur hirarkis. Dalam struktur seperti ini, setiap catatan pada satu tingkat dapat dihubungkan ke berbagai catatan yang setingkat lebih rendah. Catatan yang memiliki anak disebut parent dan anak catatan itu sisebut children.
• Hubungan implicit
Pada awal 1970-an Edgar f. Codd dan C.J. Date, keduanya dari IBM tetapi bekerja secara terpisah, mengembangkan statu pendekatan untuk menetapkan hubungan antar catatan yang tidak harus dinyatakan secara eksplisit. Link field khusus tidakperlu disertakan dalam catatan. Pendekatan Codd dan Date dinamai struktur relasional, dan menggunakan hubungan implicit, yaitu hubungan yang dapat dinyatakan secara tidak langsung dari catatan data yang telah ada. Keuntungan utama dari struktur relasional bagi CBIS adalah fleksibelitas yang ditawarkanya dalam rancangan dan penggunaan database. Pemakai dan spesialis informasi dibebeskan dari keharusan mengidentifigasi semua informasi yang diperlukan
sebelum menciptakan database.

Tipe-tipe Data Base :
a. Operational DataBase
DB menyimpan data detail yang dibutuhkan untuk mendukung operasi dari entire organization.
b. Analytical DataBase
Menyimpan data dan information extrated dari operational yang diseleksi dan external DB. Meliputi data dan informasi yang banyak dibutuhkan oleh manajer organisasi dan end user.
c. Data WareHouse
Merupakan pusat data sentral yang ditampilkan dan diintegrasikan sehingga dapat digunakan oleh manajer dan user professional untuk macam-macam analisis bisnis, penelitian pasar dan decision support.
d. Distributed DataBase
e. End User DataBase
Data Base terdiri dari variasi data yang dikembangkan oleh end user pada workstation.
f. HyperMedia DataBase
g. External DataBase

3) Komponen Data Base :
1. File data base : memiliki elemen-elemen data yang disimpan dalam salah satu format organisasi file data base.
2. DBMS : suatu kelompok program software yang mengelola DB, mengontrol akses terhadap DB, menjaga pengamanan DB dan melakukan tugas-tugas lain.
3. Sistem Antar-Muka Bahasa Induk (A Host Language Interfice system)
Bagian dari DBMS yang berkomunikasi dengan program aplikasi, menafsirkan intruksi dan bahasa tingkat tinggi aplikasi.
4. Program Aplikasi
5. Sebuah sistem Antar muka Bahasa Alami ( A Natural Language Interface system)
Suatu bahasa pertanyaan (query language) yang memungkinkan pemakai untuk mendapatkan keterangan tentang apa saja yang tersedua pada system komputer.
6. Kamus Data (data dictionary)
Pusat penyimpanan infomasi data-data dari DB yang memuat skema DB, yang mana nama dari setiap item dalam DB serta deskripsi dan definisi atribut-atributnya yang merujuk pada data standar.
7. Terminal Pengaksesan dan pemutakhiran yang online
Letaknya dapat berdekatan / berjauhan.
8. Sistem keluaran / pembuat Reportase ( The output system or report Generator)
Terdiri dari laporan biasa ,dokumen dan laporan khusus.

4) Kriteria DataBase
1. Struktur filenya memudahkan untuk mengcutkan suatu record dengan record lainnya.
2. Penggabungan file secara menyilang dimungkinkan, sehingga record yang sebelumnya bebas karena biasa digabung dan diproses bersama secara otomatis.
3. File program/datanya bersifat bebas, sehingga memudahkan untuk pemutakhiran dan perawatan DB.
4. Memilih rumusan bersama (common definition) dalam kaitannya dengan definisi data, format record dan berbagai jenis deskripsi lainnya.
5. Memiliki DBMS untuk mengelola data.
6. Kamus Data
7. Memiliki memori akses langsung yang besar untuk memuat data DBMS.
8. Memiliki program dan piranti komunikasi yang canggih, yang memungkinkan pengguna untuk mengakses data secara serempak.
9. Memiliki teknik-teknik penyalinan (back up), penghidupan kembali (restart) dan perolehan kembali (recovery) yang canggih yang dapat merekrontuksi kembali file-file DB jika ada data yang rusak/hilang.
10. Adanya Query Language.

5) Manajerial DataBase Meliputi :
1. System Intelegent
Untuk perencanaan strategis, baik dalam substansi jumlahnya maupun sifatnya bagi kegiatan manajemen puncak.
2. Masalah-masalah management khusus
3. Model Manajemen
4. Tugas Kunci system informasi

6) Perangkat lunak data base
Perangkat lunak yang menetapkan dan memelihara integrasi logis antar file, baik eksplisit maupun implicit disebut system manajemen database( datavase management system ) DBMS. IDS dari General Electric adalaj contoh pertamanya dan kemudian diikuti oleh sejumlah usaha serupa dari pemasok perangkat keras dan perangkat lunak lain. Contoh DBMS yang menggunakan struktur hirarkis adalah IMS (Infirmation Management System) dari IBM dan System 2000 dari Intel.

7) Menciptakan database
Proses menciptakan database mencakup tiga langkah utama, yaitu :
• Menentukan kebutuhan data, meliputi pendekatan berorientasi proses, pendekatan model perusahaan.
• Menjelaskan data, dengan cara system kamus data, data description language.
• Memasukan data

8) Pengelola database
Seorang spesialis informasi yang bertanggung jawab atas database disebut pengelola database atau DBA. Tugas DBA terbagi dalam empat bidang utama :
• Perencanaan database, mencakup sama dengan para manajer untuk mendefinisikan skema perusahaan dengan para pemakai untuk mendefinisikan subskema mereka. Selain itu juga perperan penting dalam memilih DBMS.
• Penerapan database, terdiri dari menciptakan data base yang sesuai dengan DBMS yang dipilih, serta menetapkan dan menegakkan kebijakan dan prosedur penggunaaan database.
• Operasi database, mencakup menawarkan program pendidikan kepada pemakai datavase dan menyediakan bantuan saat diperlukan.
• Keamanan database, meliputi pemantauan kegiatan database dengan menggunakan statistic yang disediakan DBMS. Selain itu juga memastikan bahwa data base tetap aman.

B. DBMS (Data Base Management System)
DBMS adalah Suatu cara dalam bentuk system yang berguna dalam menyimpan data penggunaan cara yang tepat dapat mempercepat penyimpanan data ,pemrosesan data dan pengambilan data.

1) Empat hal penting dalam DBMS
a. Query language
b. Security consideration
c. Biaya tidak langsung pemrosesan
d. Kecocokan dengan tipa aplikasi

2) Elemen-elemen utama dari DBMS
• Data description language processor
• Performance statistics processor
• Modul backup/recovery
• Manajer database

3) Keuntungan DBMS
• Mengurangi pengulangan data
• Mencapai independesi data
• Mengintegrasikan data beberapa file
• Mengambil data dan informasi secara cepat
• Meningkatkan keamanan
• Meningkatkan presentasi kesiapan data (data availability) yang berarti tersedia pada waktu dibutuhkan.
• Mempercepat penyimpanan dan pengambilan data.
• Mempercepat dan mempermudah pemrosesan data
• Mengurangi penyimpanan data yang rangkap
• Mempermudah pemrograman karena lebih fleksibel.

4) Kerugian DBMS
• Kurangnya ahli Data Base
• Biaya pemrosesan data sangat tinggi
• Kebutuhan software dan Hardware yang bertambah
• Penggabungan dan pengamanan data
• Mangikat pemakai untuk
• Memperoleh perangkat lunak yang mahal
• Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar
• Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA

C. Model Database yang Umum
a. Flat Files
Flat files adalah file sistem operasi yang record dalam filenya tidak berisi informasi tentang struktur file atau hubungan antar record yang dikomunikasikan ke aplikasi yang menggunakannya.
b. Hierarchical Model
Model ini menyusun record-record dalam suatu hirarki seperti struktur organisasi. Setiap file dari flat file menjadi tipe record atau node dalam hirarki, dan untuk memudahkan disebut record. Record-record terhubung melalui pointer yang berisi alamat record yang terkait. Pointer memberi tahu
sistemkomputer dimana record tersebut tersimpan secara fisik, seperti alamat yang mengacu ke suatu gedung tertentu di dunia nyata. Setiap pointer membuat hubungan parent-child, yang juga disebut oneto- many relationship. Satu parent bisa punya banyak child, tapi setiap child memiliki 1 parent. Misal 1 manager memimpin banyak karyawan, tapi 1 karyawan memiliki 1 manager.
c. Relational Model
Model ini berusaha mengatasi masalah pada model sebelumnya yang tidak fleksibel. Model relational database mampu menghubungkan record-record yang dibutuhkan. Model ini dibangun sedemikian rupa sehingga permintaan atau query dapat bekerja dengan sekumpulan data, tidak dengan satu record seperti pada model hierarchical.
d. Object-Oriented Model
Model ini berusaha menjawab kesulitan RDBMS (Relational Database Management Systems) untuk mengatasi tipe data yang kompleks seperti file citra, file gambar dan file audio-video. Ini semua karena adanya Internet dan WWW yang memungkinkan pengiriman data yang kompleks itu.

D. Kekangan Dalam Database
a. Data Redundancy
Pada file manual sering terjadi penyimpanan data yang sama pada lokasi yang terpisah (cross location) tidak dapat dihubungkan, kalaupun dapat hanya dihubungkan dengan petunjuk silang (cross reference). Data yang terpisah selain memakan banyak tempat, juga sukar diremajakan (up-date) sekaligus secara bersamaan. Permasalahan yang timbul dapat dilihat pada kasus berikut.
Kapuas Pontianak Bank, Pontianak, Kalimantan Barat, mempunyai kegiatan pelayanan nasabah dalam hal rekening tabungan, rekening cek, dan pinjaman. Yang pertama menggunakan otomatisasi sistem transaksi adalah rekening tabungan. Waktu itu bank membeli paket perangkat lunak komersial yang khusus didesain untuk institusi tabungan. Mereka tidak memakai sistem DBMS tetapi sistem file tradisonal. Sesudah dua tahun kegiatan tabungan otomatisasi, bank mulai mengotomatisasikan juga kegiatan deposito dan kegiatan peminjaman dengan membeli perangkat lunak dari perusahaan penjual yang sama. Masing-masing sistem berdiri sendiri-sendiri. Tidak lebih dari satu file yang dapat digunakan pada waktu bersamaan, dan juga tidak mungkin membuat hubungan antara data tersebut. Karena sistem berdiri sendiri-sendiri, maka masing-masing file berisikan data yang berlebihan (redundancy) satu sama lain. Nama nasabah, alamat, nomor telepon, dan nomor kartu penduduk terdapat tiga file bersangkutan. Karena itu, bila nasabah menggunakan layanan ketiga sistem tersebut, maka dua data dari beberapa file tersebut adalah redundancy.
Duplikasi data, data yang sama disimpan dalam beberapa file. Karena file-file dan program aplikasi disusun oleh programmer yang berbeda, sejumlah informasi mungkin memiliki duplikasi dalam beberapa file. Sebagai contoh nama mata kuliah dan sks dari mahasiswa dapat muncul pada suatu file memiliki record-record mahasiswa dan juga pada suatu file yang terdiri dari record-record mata kuliah. Kerangkapan data seperti ini dapat menyebabkan pemborosan tempat penyimpanan dan biaya akases yang bertambah. Disamping itu dapat terjadi inkonsistensi data. Misalnya, apabila terjadi perubahan jumlah sks mata kuliah, sedangkan perubahan hanya diperbaiki pada file mata kuliah dan tidak diperbaiki pada file mahasiswa. Hal ini dapat mengakibatkan kesalahan dalam laporan nilai mahasiswa.

b. Data Inconsistency
Duplikasi data akan mengakibatkan data menjadi tidak konsisten. Inkonsistensi data (data tidak konsisten) terjadi dikarenakan bila terjadi perubahan terhadap data maka data harus dirubah dibeberapa tempat, hal ini tentunya tidak efisien.

c. Data Terisolir (Isolation Data)
Karena data tersebar dalam berbagai file, dan file-file mungkin dalam format format yang berbeda, akan sulit menuliskan program aplikasi baru untuk mengambil data yang sesuai.

d. Data Integrity
Basis data berisi file yang saling berhubungan, masalah utama adalah bagaimana kaitan antar file tersebut terjadi meski diketahui bahwa file A terkait dengan file B, namun secara teknis ada field yang mengaitkan kedua file tersebut oleh karena itu field kunci tidak dapat diabaikan dalam merancang suatu basis data.

Teknologi komputer

Nama kelompok :
– Adlah Fanisa
– Gustasari
– Iis Ariska
– Julipah Al Munawaroh
– Maria Ratih Pureandari
– Rista Meytasari

Teknologi sering dikaitkan dengan komputer. Karena komputer memang penemuan yang telah merubah banyak sekali perubahan di dunia ini. Oleh karena itu, komputer juga dianggap sebagai kilas balik dari kemajuan dunia teknologi. Sehingga dengan adanya komputer ini, manusia dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dan efisien.

Prosessor merupakan bagian terpenting dari PC ( personal komputer), yang berfungsi mengatur semua komponen dari computer atau bisa juga di sebut dengan otaknya komputer. Tanpa adanya prosessor computer tidak dapat berfungsi sebagaimana semestinnya fungsi dari komputer itu sendiri.
Perkembangan teknologi prosessor komputer di dunia sangat pesat sehingga perusahaan terbesar prosessor saling bersaing untuk memenuhi keinginan konsumen. Intel merupakan salah satu perusahaan prosessor yang didirikan di California pada 18 Juli 1968 oleh Gordon More, Robert Noyce, dan Andrew Grove.

Intel Core i7 Teknologi-teknologi canggih dari prosessor intel core i terbaru
Perkembangan Teknologi Teknologi Canggih dari Prosessor Intel Core i Terbaru. Pada saat ini banyak computer atau notebook yang memakai prosesor intel sudah mulai memakai keluarga intel Core i yaitu Core i3, Core i5, Core i7. Ketiga jenis tersebut merupkan pengganti dari versi sebelumnya Core2 yaitu Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad.
Semua prosessor intel dengan nama Core I dibangun dengan teknologi yang di namakan Nahalem, nahalem adalah nama dari kode arsitektur mocriprosessor intel, arsitektur ini menawarkan performa yang lebih tinggi dengan pengaturan daya yang jauh lebih baik.
Teknologi-teknologi canggih dari prosessor intel core i terbaru
Intel Turbo Boost Technology
Teknologi ini mempunyai kemampuan fitur unggulan dari sebagian besar prosessor dengan teknologi nahalem ide dasar dari teknologi Intel® Turbo Boost adalah HUGI ( Hurry Up and Get Idle). Teorinya adalah jika computer melakukan pekerjaannya lebih cepat maka prosessor tersebut akan dapat beristirahat lebih cepat dan akan banyak menghemat energy. Sehingga pekerjaan kita dapat berjalan dengan nyaman.

Intel Hyper-Threading Technology
Teknologi ini berfungsi agar bagaimana system operasi dapat melakukan lebih banyak dan mengerjakannya dengan lebihbaik. Intel Hyper-Threading Technology menggunakan sumbardaya dengan lebih efisien, sehingga sejumlah thread dapat berjalan pada masing-masing core. kinerja teknologi ini meningkatkan throughput prosessor meningkatkan kinerja keseluruhan pada thraded software.
Teknologi Intel vPro
Teknologi Intel vPro merupakan Built-in keamanan untuk perlindungan yang lebih besar dan lapisan tambahan keamanan untuk bisnis dan system cerdas. Adalah sebuah istilah pemasaran umum yang di gunakan intel untuk koleksi teknologi perangkat keras computer yang memungkinkan fitur manajemen seperti remote pada PC, managemen ancaman termasuk perlindungan dari( rootkit, virus, dan malware), identitas dan perlindungan jalur akses web, perlindungan data bisnis atau data pribadi, pemantauan jarak jauh dan local, perbaikan PC dan workstation.

Dan melalui dari perkembangan zaman fitur komputer sangat beragam, misalnya

Dari segi tampilan : monitor zaman dulu adalah monitor tabung, kini monitor menjadi lebih datar dan banyak pilihan.

Contoh perkembangan komputer

1. Meegopad T01 adalah komputer mini yang besarnya seukuran USB flash drive kini dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yakni $100 atau sekitar Rp 1,2 juta saja. Komputer mini Meegopad T01 ini awalnya digagas oleh Intel yang mampu menjalankan sistem operasi Windows dan Android.

Saat ini komputer mini Meegopad T01 baru tersedia di China melalui beberapa toko online. Salah satu toko online yang telah menawarkan komputer mini Meegopad T01 adalah DealExtreme. Toko tersebut menjual Meegopad T01 16GB dengan harga $100 dan varian 32GB $110.

Meski Meegopad T01 hadir dengan ukuran kecil, spesifikasi yang ditawarkan oleh komputer mini ini tak bisa dipandang sebelah mata. Meegopad T01 ditenagai prosesor Intel Atom Z3735F quad-core generasi Bay Trail berkecepatan 1,83GHz yang didukung oleh 2MB cache, memori RAM 2GB DDR3 dan diperkuat oleh pengolah grafis dari Intel HD Graphics.

Tak hanya itu, Intel menghadirkan Meegopad T01 dengan varian kapasitas penyimpanan internal, yakni 16GB atau 32GB. kedua varian Meegopad T01 dilengkapi slot microSD untuk menambah daya tampungnya. Konektivitas Meegopad T01 mengandalkan WiFi, Bluetooth, dan dua port microUSB. Juga tersedia port USB untuk menghubungkan Meegopad T01 dengan mouse, keyboard atau perangkat lainnya.

Secara umum, kinerja yang ditawarkan oleh Meegopad T01 tak jauh berbeda dengan sebuah netbook. Meegopad T01 ini cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari, sepertu browsing, chatting, membuat dan mengedit dokumen office, dan sebagainya.

Seperti yang dilansir dari Liliputing (25/11/2014), komputer mini Meegopad T01 ini tak hanya dapat menjalankan OS Windows 8.1 saja, tetapi juga kompatibel dengan sistem operasi lain seperti Linux dan Android, menarik bukan? Bahkan Meegopad T01 yang dijual sudah pre-load sistem operasi Windows dan Android, sehingga pengguna dapat beralih antara dua OS tersebut.

[pe2-image src=”http://lh6.ggpht.com/-uiJ64wlevBE/VInKqn2qeZI/AAAAAAAACxU/30j6YlK3D30/s144-c-o/IMG_6822.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/121114#6091622804596881810″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_6822.PNG” ]

2. Imp Mini PC, Komputer Mungil dengan OS Ubuntu 14.04 LTS

Tren komputer mini dengan konsumsi daya rendah semakin meningkat dan kini muncul produk baru, yakni Imp Mini PC. Kelebihan utama yang ditawarkan oleh komputer mini Imp Mini PC ini adalah telah dibekali dengan sistem operasi Ubuntu 14.04 LTS (Long Term Support) Linux. Penggunaan OS Ubuntu dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Komputer mini Imp Mini PC ini hadir dengan desain kotak dengan sudut membulat yang berukuran kecil. Ukurannya yang mungil ini membuat Imp Mini PC cocok digunakan di ruangan yang sempit. Selain itu, Imp Mini PC ini juga hemat energi karena konsumsi dayanya cukup efisien, meski kinerja yang ditawarkan tak terlalu tinggi.

Berdasarkan informasi dari Liliputing (21/10/2014), komputer mungil Imp Mini PC ini dikembangkan dengan basis Udroid-U3 yang dikembangkan oleh Hardkernel yang dijual dengan harga $65. Perbedaan Imp Mini PC dengan Udroid-U3 ini adalah dukungan casing dan perangkat lain yang membuatnya menjadi sebuah PC dengan fungsi yang lengkap.

Imp Mini PC ini ditenagai oleh chipset Samsung Exynos 4412 yang mengusung prosesor quad-core ARM Cortex-A9 dengan kecepatan 1,7GHz yang dipadukan dengan memori RAM sebesar 2GB dan didukung oleh pengolah grafis dari Mali-400MP. Kinerja yang ditawarkan oleh Imp Mini PC sudah mencukupi untuk memenuhi komputasi sehari-hari.

Komputer mini Imp Mini PC ini dilengkapi dengan ruang simpan internal berkapasitas 8GB yang didalamnya telah terinstal sistem operasi Ubuntu 14.04 LTS, sehingga pengguna tak perlu susah payah untuk melakukan instalasi sistem operasi.

Sayangnya tak diketahui berapa harga yang ditawarkan oleh komputer mini Imp Mini PC ini. Kemungkinan harga yang ditawarkan oleh Imp Mini PC adalah $150 atau sekitar Rp 1,8 juta.

[pe2-image src=”http://lh6.ggpht.com/-5rSr2DJfILo/VInLwXRXY6I/AAAAAAAACx8/YzCnJEh9H2g/s144-c-o/IMG_6823.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/12111402#6091624002736317346″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_6823.PNG” ]

Asus ROG Gladius, Mouse Gaming Handal dengan 2 Kabel USB

Asus belum lama ini memperkenalkan mouse gaming dari keluarga ROG (Republic of Gamer) Gladius. Asus ROG Gladius ini bukanlah mouse ambidextrous karena didesain khusus untuk digunakan dengan tangan kanan. Asus telah membenamkan sejumlah fitur yang unik sebagai pembeda antara ROG Gladius dengan mouse gaming lainnya yang beredar di pasar.

Mpouse gaming Asus ROG Gladius dilengkapi dengan enam tombol switch yang dapat diprogram sesuai kebutuhan. Mouse gaming besutan vendor asal Taiwan ini didukung sensor optik dengan resolusi hingga 6400 DPI dan memiliki kemampuan melacak atau tracking hingga 200 inci per detik, serta memiliki akurasi hingga 50 Gs.

Secara umum, penampilan fisik dari mouse gaming Asus ROG Gladius ini tidak terlalu mencolok karena lebih mendekati desain mouse standar. Meski demikian, tersematnya logo ASUS ROG pada Gladius sudah cukup untuk mencerminkan diri sebagai gaming gear dengan performa tinggi.

Asus ROG Gladius juga dilengkapi dengan Omron switch pada bagian kanan dan kiri. Ini memungkinkan gamer memilih atau beralih switch yang mereka butuhkan. Asus ROG Gladius hadir dengan dua kabel USB yang memiliki kunci khusus agar tak terlepas saat digunakan untuk bermain.

Apa yang ditawarkan oleh Asus ROG Gladius ini tak jauh berbeda dengan mouse gaming yang telah ada di pasaran. Mouse ini cocok menemani gamer yang telah memiliki jajaran produk Asus ROG maupun gamer dengan periferal lain. Asus ROG Gladius juga dilengkapi dengan kantong atau pouch untuk melindungi mouse saat dibawa oleh gamer.

Seperti yang dilansir dari Toms Hardware (11/11/2014), mouse gaming Asus ROG Gladius ini akan dijual dengan harga $69 atau sekitar Rp 850 ribu. Tak diketahui kapan mouse gaming Asus ROG Gladius ini akan dipasarkan di Indonesia.

[pe2-image src=”http://lh5.ggpht.com/-HyXJt1WSIKY/VInMpIczxhI/AAAAAAAACyg/u30QW3tb_-0/s144-c-o/IMG_6824.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/12111403#6091624978010326546″ caption=”” type=”image” alt=”IMG_6824.PNG” ]

Raharja Career

Raharja Career dilaksanakan sebelum Pribadi Raharja melakukan sidang komprehensip. Kegiatan ini dilaksanakan 2 kali dalam 1 tahun, yang berarti diadakan setiap semester. Hasil karya yang dipamerkan berupa demo program, website, alat robotik, maupun video presentasi.

Raharja Career ini bertujuan agar mahasiswa yang akan melakukan sidang komprehensip berlatih menjawab pertanyaan dari Pribadi Raharja lain yang melakukan wawancara terhadap produk yang mereka hasilkan. Dan kegiatan ini dapat juga memberikan gambaran bagi Pribadi Raharja yang akan melaksanakan TA/Skripsi untuk memberikan wawasan mengenai produk atau proyek yang akan merka hasilkan nanti.

Disini saya melihat banyak project yang mengagumkan dan menarik perhatian. Salah satu contohnya adalah tentang “Pengembangan Sistem Informasi Online Jadwal Rencana Study (OJRS) Pada Perguruan Tinggi Raharja Dengan Metode AGTTA (Auto Generate Timetable With Array) Menggunakan YII Fimework” yang berfungsi memberikan pelayanan terbaik bagi Mahasiswa yang akan menyusun jadwal mata kuliah, tanpa harus antri di SIS Box, belum lagi seringnya bentrok kelas yang akan diambil. Dll. Dengan kata lain menyusun jadwal rencana study bisa dilakukan dimanapun hanya dengan login SIS+ (heaven.raharja.me)

Dengan di adakannya Raharja Career selain dapat menambah ilmu pengetahuan disini saya juga mendapatkan banyak souvenir pada setiap kali tanda tangan di stand para pribadi raharja yang akan sidang. Sangat menyenangkan.

Bukti formulir :
[pe2-image src=”http://lh4.ggpht.com/-iipjCd2aMdA/VDtO_a-_vfI/AAAAAAAAAJk/U95Kx4DGl04/s144-c-o/04EF3B7D-F9A0-4561-B16F-765D30A5F2E9.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131402#6069531774294146546″ caption=”” type=”image” alt=”04EF3B7D-F9A0-4561-B16F-765D30A5F2E9.PNG” ]

image

[pe2-image src=”http://lh4.ggpht.com/-swyOcVOoIQQ/VDtPEOa4JfI/AAAAAAAAAJs/qj0nodgkyVU/s144-c-o/F24D8BF7-24C2-4AE8-8554-3604F6E89153.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131402#6069531856820774386″ caption=”” type=”image” alt=”F24D8BF7-24C2-4AE8-8554-3604F6E89153.PNG” ]

[pe2-image src=”http://lh6.ggpht.com/-wdo5pjaeoz4/VDtPcMXaneI/AAAAAAAAAJ0/x1PE0e7xTO8/s144-c-o/6B468615-A67B-4211-8BA5-584FF79BDE80.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131402#6069532268586245602″ caption=”” type=”image” alt=”6B468615-A67B-4211-8BA5-584FF79BDE80.PNG” ]

[pe2-image src=”http://lh5.ggpht.com/-RHEaoe8p7qQ/VDtOsEExymI/AAAAAAAAAJM/Wy-1VfH_ixk/s144-c-o/C1BBADC7-AA59-40E6-97BA-859FA8CDDF25.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131402#6069531441726868066″ caption=”” type=”image” alt=”C1BBADC7-AA59-40E6-97BA-859FA8CDDF25.PNG” ]

[pe2-image src=”http://lh5.ggpht.com/-C5aUfhXQzXA/VDtOnSA4S8I/AAAAAAAAAJA/qOmSSmLcHB0/s144-c-o/193F752E-550F-4397-B060-7184C95CB675.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131402#6069531359569267650″ caption=”” type=”image” alt=”193F752E-550F-4397-B060-7184C95CB675.PNG” ]

[pe2-image src=”http://lh6.ggpht.com/-R0Ynap2zn8k/VDtOwQ51_CI/AAAAAAAAAJU/OahIi1tKZqg/s144-c-o/A3820A83-1702-4E57-BDF0-506A8B5BE8C1.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131402#6069531513890143266″ caption=”” type=”image” alt=”A3820A83-1702-4E57-BDF0-506A8B5BE8C1.PNG” ]

[pe2-image src=”http://lh4.ggpht.com/-5O6xq-_8KX4/VDtO1_WZTGI/AAAAAAAAAJc/hQhfgwmt1vs/s144-c-o/AB72E68A-2E1D-4F8A-A89A-F746A26FF952.PNG” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131402#6069531612257274978″ caption=”” type=”image” alt=”AB72E68A-2E1D-4F8A-A89A-F746A26FF952.PNG” ]

image

image

image

[pe2-image src=”http://lh4.ggpht.com/-jzAmEgPAnLY/VDtT_kHaPaI/AAAAAAAAAKQ/pIkV61Q3Beg/s144-c-o/14%252520-%2525201.jpg” href=”https://picasaweb.google.com/108466433523016176083/10131405#6069537274303495586″ caption=”14 – 1″ type=”image” alt=”14 – 1″ ]